“Mengidentifikasi dan memetakan potensi energi surya, angin, air, dan panas bumi di seluruh kepulauan Indonesia untuk mendukung transisi energi bersih nasional.”
Indonesia memiliki potensi energi terbarukan (EBT) sebesar 3.600 GW, namun baru sekitar 2,5% yang berhasil dimanfaatkan hingga saat ini. Energi surya dengan potensi 2.900 GW menjadi yang terbesar karena posisi geografis di khatulistiwa, disusul panas bumi dengan cadangan 40% dari total cadangan dunia yang tersebar di sepanjang Cincin Api Pasifik.
Kawasan Indonesia Timur, khususnya NTT, NTB, dan Papua, dengan intensitas matahari tertinggi lebih dari 5 kWh/m2/hari menjadi prioritas utama pengembangan PLTS skala utilitas. Kalimantan dan Sumatera memiliki potensi besar untuk PLTA run-of-river dan PLTBG dari biomassa sisa perkebunan sawit dan HTI yang tersedia melimpah. Investasi jaringan transmisi antarpulau menjadi kunci integrasi sistem EBT nasional.
Bagikan StoryMap ini
Sebarkan narasi spasial kepada rekan dan masyarakat