“Mengukur kemajuan infrastruktur digital pedesaan dan dampaknya yang nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, UMKM, dan kualitas pelayanan publik.”
Dari 75.265 desa di Indonesia, sebanyak 62% sudah memiliki akses internet setidaknya pada fasilitas publik seperti kantor desa dan sekolah. Program Palapa Ring dan pembangunan 9.113 BTS di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) telah membuka konektivitas di ribuan desa yang sebelumnya mengalami blank spot total. Namun kualitas akses yang memadai untuk kebutuhan bisnis masih menjadi tantangan.
Desa-desa yang mendapatkan akses internet berkualitas menunjukkan peningkatan rata-rata pendapatan asli desa sebesar 23% dalam dua tahun pertama. Munculnya UMKM digital lokal dan adopsi platform e-commerce di sektor pertanian dan kerajinan tangan menjadi indikator utama. Program inkubasi digital desa yang dijalankan Kemendesa berhasil melahirkan lebih dari 8.000 usaha rintisan berbasis digital di pedesaan.
Bagikan StoryMap ini
Sebarkan narasi spasial kepada rekan dan masyarakat