“Visualisasi kawasan konservasi perairan terkaya di dunia dan tantangan perlindungan ekosistem laut Indonesia dari ancaman yang semakin nyata.”
Indonesia memiliki 17% dari total terumbu karang dunia dan menjadi pusat Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle). Namun tekanan dari aktivitas perikanan ilegal (IUU Fishing) yang diperkirakan merugikan Rp 56 triliun per tahun, pencemaran plastik yang mencapai 620.000 ton/tahun ke laut, dan pemutihan karang massal akibat kenaikan suhu laut mengancam ekosistem berharga yang telah ada selama jutaan tahun ini.
Raja Ampat, Wakatobi, dan Banda menjadi tiga kawasan konservasi dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Penerapan sistem zonasi ketat berbasis analisis spasial dan pelibatan aktif masyarakat nelayan lokal sebagai Kader Konservasi Laut terbukti meningkatkan populasi ikan target sebesar 40% dalam 5 tahun terakhir. Model co-management ini kini menjadi referensi global.
Bagikan StoryMap ini
Sebarkan narasi spasial kepada rekan dan masyarakat